Blog
Pajak dijelaskan tanpa bikin pusing, termasuk catatan setiap perubahan aturan yang KonTax serap.
Pajak Marketplace PMK 37/2025: Penjual Online Dipungut 0,5%, Tapi Ditunda
Marketplace ditunjuk memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari omzet penjual. Ada batas bebas Rp500 juta, sifatnya kredit pajak, dan penerapannya masih ditunda. Ini yang perlu penjual tahu.
Pajak Driver Ojol: Kabar Baik, Kamu Bisa Pakai Tarif 0,5% (dan Sering Nihil)
Berbeda dengan content creator, driver ojek online termasuk usaha mikro, jadi boleh pakai PPh Final UMKM 0,5%. Dengan fasilitas Rp500 juta, sebagian besar driver malah tidak bayar PPh, tapi tetap wajib lapor.
Pajak Content Creator & Influencer 2026: Kenapa Kamu Tidak Bisa Pakai Tarif 0,5%
Banyak kreator mengira bisa bayar PPh Final UMKM 0,5%. Sejak PP 20/2026 ditegaskan: penghasilan influencer, selebgram, dan content creator dihitung pakai tarif progresif, bukan final. Ini cara benarnya.
Pajak Shopee Affiliate: Komisi Kamu Kena Pajak, Ini Cara Lapornya
Komisi dari Shopee Affiliate adalah penghasilan yang wajib dilaporkan. Statusnya umumnya pekerjaan bebas dengan tarif progresif. Ini cara merapikan dan melaporkannya.
PP 20/2026: PPh Final UMKM 0,5% Kini Berlaku Tanpa Batas Waktu
Ditetapkan 22 April 2026, PP 20/2026 menghapus batas waktu tarif final 0,5% untuk orang pribadi, PT Perorangan, dan koperasi. Ini yang berubah, dan yang tidak.
Pajak Selebgram & Endorse: Semua Cuan Endorse Wajib Dilaporkan
Fee endorse, paid promote, sampai barang gratis dari brand punya konsekuensi pajak. Selebgram masuk kategori pekerjaan bebas dan dikenai tarif progresif. Ini yang perlu kamu catat.
Pajak YouTuber & AdSense: Dolar dari Google Tetap Kena Pajak Indonesia
Penghasilan AdSense, sponsor, dan membership yang kamu terima sebagai YouTuber Indonesia adalah objek PPh. Statusnya pekerjaan bebas, dihitung dengan tarif progresif. Ini rangkumannya.
Pajak Jual Beli Mobil Bekas: PPN-nya 1,1%, Bukan 11%
Pedagang kendaraan bekas punya aturan PPN khusus: 1,1% dari harga jual, bukan tarif umum. Plus sisi PPh-nya. Ini rangkuman biar tidak salah hitung.
Pajak Affiliate Marketing: Komisi Affiliator Juga Ada Pajaknya
Komisi dari TikTok Affiliate, Shopee Affiliate, dan program sejenis adalah penghasilan yang wajib dilaporkan. Ini cara memahami kewajiban pajakmu sebagai affiliator.
Pajak Freelancer: Desainer, Penulis, dan Programmer Masuk Pekerjaan Bebas
Kerja lepas berbasis keahlian, desain, tulis, coding, konsultasi, dihitung dengan tarif progresif lewat NPPN atau pembukuan. Ini panduan ringkas biar tenang saat lapor.
Pajak Penjual Online: Kapan Kamu Bisa Pakai Tarif 0,5%
Jualan barang di marketplace atau medsos sebagai orang pribadi? Selama omzet sampai Rp4,8 miliar, kamu bisa pakai PPh Final UMKM 0,5%, dengan fasilitas bebas pajak Rp500 juta pertama.
Pajak Dropshipper: Dihitung dari Omzet, Bukan dari Untung
Model dropship bikin bingung: uang masuk besar, tapi marginnya tipis. Ini cara memahami dasar pengenaan pajak buat dropshipper dan memilih skema yang paling pas.
PPh Final UMKM 0,5% dan Fasilitas Bebas Pajak Rp500 Juta: Cara Kerjanya
Kalau kamu orang pribadi dengan usaha, Rp500 juta omzet pertama tiap tahun bebas PPh. Sisanya baru kena 0,5%. Begini hitungan kumulatifnya biar tidak salah setor.
Panduan Aktivasi Akun Coretax: Tenang, Tidak Ada Batas Waktu
Aktivasi akun Coretax jadi titik bingung paling umum. Kabar baiknya, tidak ada tenggatnya, dan langkahnya cuma beberapa. Ini urutannya.
Kode Billing di Coretax: 15 Digit, Berlaku 14 Hari
Sebelum bayar pajak, kamu butuh kode billing. Ini cara membuatnya di Coretax, berapa lama masa aktifnya, dan apa yang terjadi kalau kedaluwarsa.
Relaksasi Sanksi karena Coretax: Apa yang Perlu Kamu Tahu
Karena Coretax sempat sering kendala, DJP mengeluarkan kebijakan penghapusan sanksi di masa transisi. Ini garis besarnya, plus catatan jujur soal window yang sudah lewat.
PPN 12% Tapi Kamu Bayar 11%: Ini Penjelasan DPP 11/12
Tarif PPN memang 12%, tapi untuk barang non-mewah kamu efektif bayar 11%. Rahasianya ada di dasar pengenaan pajak 11/12. Ini contoh angkanya.
Dapat SP2DK dari DJP? Jangan Panik, Ini Langkahnya
SP2DK adalah permintaan penjelasan, bukan penetapan pajak. Kamu punya 14 hari untuk menanggapi (bisa diperpanjang 7 hari). Ini yang perlu kamu lakukan.
PPh 21 Karyawan dengan Skema TER: Kenapa Potongan Tiap Bulan Beda
Sejak PMK 168/2023, potongan PPh 21 bulanan memakai Tarif Efektif Rata-rata (TER). Bulanan jadi sederhana, Desember baru dihitung ulang. Ini logikanya.
PTKP 2026: Berapa Penghasilan yang Bebas Pajak untuk Kamu
PTKP adalah batas penghasilan yang tidak kena PPh. Nilainya tergantung status kawin dan jumlah tanggungan. Ini daftar lengkapnya untuk 2026.
Tarif PPh Progresif 5%-35%: Cara Kerja Lapisan yang Sering Disalahpahami
Naik ke lapisan tarif lebih tinggi tidak membuat seluruh penghasilanmu kena tarif itu, hanya kelebihannya. Ini contoh hitungan berlapis biar jelas.
SPT Tahunan: Kapan Tenggatnya dan Lapor di Mana Sekarang
Orang pribadi wajib lapor SPT Tahunan paling lambat 31 Maret, badan 30 April. Sejak 2026 semuanya lewat Coretax. Ini yang perlu disiapkan.
Zakat Bisa Mengurangi PPh 21, Asal Lewat Kantor dan Lembaga Resmi
Zakat atau sumbangan keagamaan wajib bisa jadi pengurang penghasilan kena pajak, tapi ada syaratnya: dibayar lewat pemberi kerja ke lembaga yang disahkan pemerintah.
Biaya Jabatan: Pengurang Otomatis PPh 21 yang Sering Terlewat
Setiap karyawan berhak atas biaya jabatan 5% dari penghasilan bruto, dibatasi Rp500.000 per bulan atau Rp6 juta setahun. Ini cara kerjanya.
Pajak Dokter & Tenaga Ahli: Kenapa Kena Tarif Progresif, Bukan 0,5%
Dokter, pengacara, akuntan, notaris, dan arsitek termasuk pekerjaan bebas tenaga ahli. Penghasilannya dihitung dengan tarif progresif lewat NPPN atau pembukuan, bukan tarif final 0,5%.
Pajak Kos-kosan vs Sewa Properti: 10% Final atau 0,5%? Ini Bedanya
Sewa ruko atau rumah kena PPh Final 10%, tapi kos-kosan justru dikecualikan dan diperlakukan sebagai usaha. Salah paham soal ini bisa bikin kamu salah setor. Ini penjelasannya.
Pajak Jastip: Tergantung Kamu 'Beli-Jual' atau 'Titip Beli'
Bisnis jasa titip punya dua model pajak. Kalau kamu beli lalu jual kembali, bisa pakai 0,5%. Kalau murni titip-beli dengan fee, masuk tarif progresif. Ini cara membedakannya.
Pajak Reseller: Kamu Jualan Barang, Jadi Bisa Pakai 0,5%
Reseller membeli stok lalu menjual kembali, ini dagang barang. Untuk orang pribadi dengan omzet sampai Rp4,8 miliar, penghasilannya bisa pakai PPh Final UMKM 0,5%.
Pajak Warung Makan & Warteg: Sesederhana 0,5% dari Omzet
Punya warung makan, warteg, atau kedai kopi? Sebagai usaha mikro orang pribadi, pajaknya bisa sesederhana 0,5% dari omzet, dengan Rp500 juta pertama bebas pajak.
Pajak Jualan di TikTok Shop: Skema 0,5% untuk Penjual Barang
Buka toko di TikTok Shop dan jualan barang? Sebagai orang pribadi dengan omzet sampai Rp4,8 miliar, kamu bisa pakai PPh Final UMKM 0,5%. Plus catatan soal pungutan marketplace.
Punya Gaji + Side Hustle? Begini Cara Pajaknya Digabung
Karyawan yang juga punya usaha atau kerja lepas wajib menggabungkan penghasilannya di satu SPT Tahunan. Tapi penghasilan final dan non-final diperlakukan berbeda. Ini penjelasannya.
Resign atau Pindah Kerja Tengah Tahun? Ini Efeknya ke PPh 21
Berhenti atau pindah kerja di tengah tahun membuat perhitungan PPh 21 disesuaikan, termasuk biaya jabatan yang dihitung per bulan kerja. Ini yang perlu kamu tahu dan cek.
Freelancer dengan Klien Luar Negeri (Upwork, Fiverr): Tetap Kena Pajak Indonesia
Dibayar dalam dolar oleh klien luar negeri lewat Upwork, Fiverr, atau transfer langsung? Sebagai wajib pajak Indonesia, penghasilan itu tetap dilaporkan dan dikenai tarif progresif.
Cara Lapor SPT Tahunan Nihil: Tetap Wajib Walau Pajak Nol
Penghasilan di bawah PTKP atau usaha di bawah Rp500 juta sering berujung pajak nol. Tapi kamu tetap wajib lapor SPT Tahunan. Ini kenapa dan bagaimananya.